box of chocolate #1

Standard

you know how does it feels like.. when you found someone who truly accepts you for who you are, and not on what you have?

first of all,

gue mau bilang kalo hidup itu kayak.. hidup.

gimana cara lo menganalogi kan hidup itu tergantung individual masing-masing

but for me, life is like a life itself.

kalo dibilang kayak box of chocolate.. mungkin itu berasal dari pengertian bahwa di dalam sekotak coklat, ada berbagai rasa.. tapi tetep aja ada coklatnya kan? dan di dalam hidup, ada emosi-emosi yang lo alamin dalam perjalanan hidup lo, tapi tetep aja ada rasa kebahagiaan di akhiran setiap kejadian yang lo alami.

that’s for me. karena apapun masalah yang lo lewatin, in the end you’ll find a great reason to smile. lo akan menemukan ketenangan, kebahagiaan dan pelajaran tersendiri.

semua kejadian-kejadian dan emosi yang lo laluin cuma jalan menuju kebahagiaan lo nantinya. semua kacang, kismis, rum, dan bahan-bahan lain dalam isian sebuah coklat itu cuma perantara biar lo bisa lebih menikmati coklat itu sendiri. karena bahan-bahan itu dibaluti coklat itu sendiri kan. Karena lo tau apa? karena setiap hal yang lo lewati dibaluti oleh kebahagiaan lo sendiri.

In the end, you’ll taste the pure chocolate.

Iya sih, lo gabakal tau apa yang bakal lo hadapin. Lo ga bakal tau jenis makanan (kacang, kismis, rum..?) apa yang bakal kegigit sama lo pas lo makan coklat itu.

Iya sih, lo gabakal tau seberapa besar lo harus menjalani kehidupan di situasi yang udah ditentuin buat lo. Lo ga bakal tau seberapa gede itu isian yang tersembunyi dan berapa lama lo harus merasakan dan mengunyah makanan itu di mulut lo.

kotak coklat itu akan menjadi ruang lingkup kehidupan lo yang udah ditentuin dari sononya. semua coklatnya adalah kondisinya. yang memberi bisa jadi orang yang memberikan lo influence paling besar, atau orang yang bakal mempengaruhi lo secara baik ataupun tidak.. it can be anything.

ada yang bilang orang yang lebih banyak coklat cenderung lebih sering merasakan yang namanya stres ataupun depresi.. lika-liku hidup yang mengakibatkan itu terjadi.
apakah lo melihat adanya tali yang membuat itu semua nyambung ga?

Pernah mikirin tentang filosofi sekotak coklat sebelumnya?

Kayaknya tuker-tuker pikiran asik nih 😉

Advertisements

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s